Habib, sudah lama tidak menulisi kamu lagi yaah .. hehe kamu kesepian dong ..tapi Bib, ah kamu kan tidak punya perasaan karena bukan manusia. Tidak seperti aku yang punya rasa, kadang kadang kesepian. Tapi, mengapa aku merasa sepi ... padahal kawan rame.. kenapa coba. Mungkin nggak ada teman yang itu kali yaa... (yang manna ?? )yang itu tuuhh ahh masak nggak tahu ..yang itu tuh ..yee .. bib, kapan kira-kira aku menikah ya ??? lhooo kok jadi tulisan itu yang ketulis .. huwaaa...sensorrrrrr ..
ah tidak apa apa .. berandai-andai saja dahulu. Umur berapa kira kira cocok untuk menikah . Karena itu insyaAllah akan terjadi kan. Kapan ya ? .... tapi aku harus kerja dulu
oh iyya .. ada pernah rasa resah dalam hatiku. Aku ini masih belum mandiri ..mandi sendiri ..bukan lah.. :p. kadang, aku masih kebawaan kekanak kanakan nya. susah mau jadi orang dewasa. tapi memang aku kepingin nggak dewasa. selalu jadi anak-anak ..tapi nggak mungkeenn nggak mungkeen semua itu terjadi ..bak lagunya slank. :)
yah aku harus dewasa juga... ingat masa kecil ..mana sih masa kecil ku ..kayaknya kurang bahagia.. kenapa aku hampa kasih sayang di masa kecil ku .. ?? mungkin kah karena itu aku sekarang ingin menjadi anak anak kembali ... pengen maen terus .. ?? pengen maen mobil-mobilan, pengen maen masak-masakan, maen boneka-bonekaan ..ehehehehe kekekeke ...
malu dong sama calon isteri .. (lho emang udah ada yaah ) .. masak kanak kanak gini ..ayo ah dewasa ...
tapi ..jujur eui ..nggak mau .. nggak bisa dipaksa doong ..maunya gitu weee..
ah jadi teringat lagu keluarga bahagianya Saujana ... hmm asyik juga membayangkannya ...
terereng .....
ganti topik , sekarang ttg reality sekarang. AKu nggak stabil neh ... hmmm (sambil geleng2 kepala)..susah juga. Aku perlu teman ... ah tapi kadang aku juga harus malu untuk terbuka kepada seorang teman tentang masalahku ... malu juga .. kadang, berpikir untuk menyelesaikannya sendiri ..ah tidak mungkin juga... tapi kalau saat ini aku masih seperti sekarang ..gawat ...
bagai telur di ujung tanjung .. aku coba berandai andai lagi nih. .. ttg hari esok .. aku mau jadi apa yach , ingin jadi orang kaya yang dermawan sekali .. kerjaan nya .. jadi produser kali, atau selebritis.. hehehe .. biarin namanya juga cita-cita. Sempat terpikir ..jalan apa yang harus kutempuh untuk kesana ..
kalo melanjutin kuliah ku sekarang, ah aku sudah tidak mood lagi dgn kuliah ku..tapi aku harus menjalaninya ..haruuuusss ... ini tanggung jawab kepada orang tua. ah ..aku takut membuat mereka sedih... kadang rasa takut itu lah yang mematikan aku ... yang membuat ku menyerah dan takut mencoba. padahal, sudah terekam dalam otakku ..kata kata "kau tak akan bisa merasakan hingga engkau mencobanya"
ah andai aku kembali detik ini juga .... aku ingin tapi aku tidak ingin. dilematis juga sih sander ini ..:) aku tidak ingin meninggal sekarang.. tidak dosaku terlalu banyak ...aku takut ..takut..takut neraka. tapi sebagai seorang insan ..aku ingin segera menemui-Nya sebelum dosaku lebih banyak ,tapi sekarang udah banyak tambah banyak lagi nanti... karena itu Ya Allah, Yang Maha Mendengar , bimbinglah aku ..Shalawat ke atas Rasul Mu beserta keluarga dan sahabatnya..dan ampuni bagi kami ..hamba-hamba Mu beserta keluarga kami, sahabat-sahabat kami , saudara-saudara kami dalam ISlam yang telah meninggal, yang masih hidup dan yang akan hidup di hari kemudian.
panjang juga tulisanku .. tapi kalau dibaca akan terasa singkat kok .. :) ..udah malam bib ..balik dulu yaa ..sampai jumpa lagi Habib .. jadi lah diaryku yang terhebat ..clack ..
--------------------------------------------------------------------------------
aku bangun dari tidurku
menangis dan sedih
sesal, pilu menggelayut di hatiku
ada rasa lain bersemi
kurasakan api itu menggelora dan berkecamuk di dalam dada
ikhlas .. ini cinta .. cinta sejati ku
aku belum pernah merasakan ini kepada manusia lain sebelumnya
baru pertama kali
ini cinta ikhlas .. karena Allah
aku menangis tersedu
lalu ku ingat .. andai aku mati
bukan besok .. bukan beberapa jam lagi
bukan beberapa menit lagi ..tapi kini ..
satu detik setelah ini
aku menangis ..sesegukan
aduh .. aku tak ingin nerakaNya
sakit ... aku tak sanggup ..
tak sanggup ..tak sanggup
kupikir .. bila orang yg kucinta juga ke neraka
aku tak ingin ... aku terlalu cinta
lalu cinta itu bergelayut dan semakin bergelayut..
teringat dan terkenang orang orang yang terlintas di benakku
ayah .. ibu ..adik ..emek.. bibi .. temanku ..muslimin muslimat .. astaghfirullah ..
aku ingin bersama mereka ke syurgaMu ya Allah
satu demi satu cinta itu menoreh di hatiku
titis demi titis .. akhirnya hatiku penuh dengan cinta
ingin kujaga selalu .. dan kujaga ..
"Da Sander, caliak lah a yang aneh di UKM ni ?? " tanya Indri ..
"a ? " kataku dengan penuh tanda tanya .
"Indak ado TV do .. "
"hilang lagi ??? ... Waduhh ... MasyaAllah .. " kataku kaget
Pagi itu, anak-anak UKM mesti menulan ludah lagi untuk kedua kalinya. Setelah seminggu sebelumnya kecurian, kini kecurian lagi hari Kamis (pagi dini hari) nya. Padahal, malamnya aku sempat berkunjung ke Sekre UKM dan baca baca koran sebentar. Kira kira sampe jam 1 dini hari. Tahu-tahu paginya, TV udah ngilang. Yang pertama kali datang ke sekre pagi itu cerita bahwa, engkel pintu udah dirusak lagi. Wah, Pencuri nya memang kelewatan.
Seminggu lalu kecurian juga, hari selasa (dini hari juga). Barang yang dibawa lebih banyak. Sepatunya Syaf, Gitar, Duit di Kaleng, Tapenya Aulia, Kamera, dan ... segitu yang keinget. Gilee bener. Caranya sama, engkel nya dicongkel.
Belum lewat satu hari ... tadi pagi. Speaker udah tidak ada ditempatnya. Hat Trick ??? Tiga kali kena .. oe oe oe .. Tapi kali ini Engkel nggak rusak ?? Kemungkinan ada yang bawa. Tapi tidak jelas siapa ? Emosi ??
Iya, tadi pagi Ing datang-datang lalu nanya dan langsung nendang Galon Aqua. hmm ...
Ada apakah ini ?? Pelakunya sama ?? Mereka telah tahu keadaan UKM. Buktinya mereka tahu bahwa Kaleng Jelek itu berisi uang. Diperkirakan juga, Pelakunya juga sama yang mencuri HP nya Syaf.
Ayah, lihatlah. Wah keren. Aku sudah bisa berenang. Tak terduga memang. Aku hanya berpikir, kenapa tidak kucoba meloncat ketengah sungai, kemudian berenang ke tepian. Menakjubkan. Aku jadi bisa dan lancar. Keberanian .... ah itu waktu aku masih kecil. Adakah keberanian itu lagi ? Wah kenapa aku ? Aku kan pernah melakukannya. Untuk berani, kenapa tidak sekarang ? Wahh wah ... aku harus bisa
Tiga kali mimpi buruk. Ketiga-tiganya tentang kematian. Kiamat. Tergambar dalam mimpiku, datangnya suatu bencana dimana diriku tidak akan selamat darinya, dan pasti mati. Aku takut. Aku sadar. Aku ingin insaf. Karena kutahu, kalau memang kematian itu datang padaku, aku belum siap. Sedih. Menangis. Berair Mata. Gentar. Takut. Sesal. Cinta. Getar.
Ingat lirik nasyid Raihan yang berjudul Damba CintaMu. Pagi KuInsaf Petang KuAlpa. Tapi itu masih bagus. Karena begitulah lumrahnya, naik turun. Tapi, aku ? Aku merasa lebih banyak mengalami penurunan. Kenapa ? Ah pertanyaan itu.
Aku belajar. Melihat sekeliling, menyentuh atmosfer sosial mana saja. Aku ingin hidup didalamnya. Mengarungi Samudera itu. Kuingini nikmati perenangan di laut cobaan ini. Bermain main air dengan penuh gembira. Memercikan-mercikan dengan isengnya, air cinta ke muka temanku. Berenang kesana kemari dengan berbagai gaya. Tenggelam dan muncul sambil memuncratkan air itu. Bayangan , hanya bayangan. Di sebuah kolam renang !
Aku hanya ingin cinta dan aku mau memberi cinta. Cintailah .. !
lima hari .. eh salah ding enam hari kali ya ? hmm .. i am not sure. Kayaknya dari hari jumat kemarin deh, berarti sudah enam hari, bib. Apa coba bib ? Ah Mending tidak usah cerita ah nanti bikin sedih dan berlinangan air mata. Kan saya yang repot. Biarlah aku dan Allah saja yang tahu.
Ini kesalahanku juga sih, tidak mengecek. Rupanya sms yang kukirim berulang-ulang melalui ICQ tidak sampai ke handsetnya adikku. Pantesan saja setiap kucek, dengan penuh harap tentunya, aku tidak mendapatkan yang aku inginkan. Sebel. Kayaknya malam ini aku harus telepon.
Aku merasa bersyukur Bib, dengan lingkunganku sekarang, walaupun diriku tidak lebih baik dari kemarin, namun setidaknya lingkunganku mendukungku menuju kesana. Ke yang lebih baik. Lingkunganku sekarang lebih baik, InsyaAllah. Ada teman-teman yang mau menolong. Teman-teman yang baru. Banyak. Teman-teman yang InsyaAllah lebih baik pergaulannya dalam agama. Aku harus memanfaatkannya.
Temanku bertambah bib, wah senang memang kalau berteman dan punya banyak teman itu ya bib. Kenapa dulu aku kuper banget ya ? Teman-teman itu kayak MLM lho .. multi level marketing. Kenal saja dengan salah satu orang. Lalu teman itu akan memperkenalkan kita kepada teman2nya. Bertambah. Lalu teman-temannya akan memperkenalkan dengan teman-temannya yang lain lagi. MLM bukan. Karena itu, berteman lah dan kenallah dengan orang-orang disekitarmu... (ini buatku nih )
Apalagi bib yang perlu kuceritakan ? Oh iya kenapa dengan nasyid.com. Tidak bisa dibuka, bingung aku. Ah, tapi tak apalah mungkin sedang down. Beruntung juga karena aku tak perlu banyak bekerja dulu. Aku bisa istirahat. Main-main game di kostan, atau sekadar nulis-nulis. Atau main-main dengan teman2 atau sekadar ngobrol2 di kostan sambil dengerin mp3 nasyid.
Ahh itu saja ... kadang dalam perjalananku dari kost menuju kampus atau kampus menuju kost, banyak yang ingin aku ceritakan. Tapi, itu hanya beberapa saat, seterusnya menghilang. Ah, aku ingin menemuinnya ...
minta diturunkan di pasteur (kalo nggak baca sebelumnya, pasti nggak ngerti :) ) . Dari pasteur nanti naik lembang st.hall menuju ke gerlong girang. Rupanya disana nggak ada temen eui. Bete'.. mondar mandir nggak keruan. Acara nasyidnya juga tidak menarik bagiku. Pulang ah..... Sampe ke kostan langsung ketiduran. Tak terasa tau tau udah bangun pagi. Saking capeknya.. fiuh.. tapi kelabakan soalle kaset the fikr belum ku convert ke mp3. padahal kasetnya mau langsung dibalikin ke Ria. Dan juga .. makin parah rupanya duitku udah habis lagi. Waduh ...gimana mau ke cimindi.
Akhirnya pagi itu aku ngerekam seadanya.. lalu menuju ke kampus. Untung ketemu sama Oji, lalu minjem dulu duit kedia. Akhirnya daku bisa ke cimindi juga eui ...
Selanjutnya ... baca di nasyid.com yaaa... ada tuh liputannya.
Hari itu senang sekali. Kopi daratan . Ketemu sama Rahman Ihsan and Harry Rosida. Dari Milis nasyid Indonesia . Enaknya ya orang Islam itu. Langsung akrab padahal baru ketemu sehari. Kaya udah saudara aje. Apa kubilang, Indahnya pertemuan ..apalagi kalo ketemu dengan ..... ehem ehem ...
Oh iya, pekerjaan hari itu kebantu dengan Qori. Sangat terbantu sekali. Dia yg megang kamera, jadinya aku fokus ngikutin workshop aja. Sorenya juga dia yang wawancara Snada. Jadinya, aku kebantu juga . Nggak repot
Untuk sekarang, aku masih perlu orang-orang seperti itu,. Kadang Qori, kadang Ajeng. Tanpa mereka.. wah ampun deh .. nggak kuat. Kayaknya aku harus terimakasih deh ke beliau berdua. (weii terimakasih wei ... ). Namun lambat laun aku harus mandiri juga. Harus memberanikan diri dan banyak belajar. Kemarin senin, jumpa sama Bang Benny Ramdhani. Anak FLP Jakarta, tapi sudah senior. Alhamdulillah, dapat juga ilmu dari beliau. Sekarang aku harus bertekad untuk menjadi reporter yang baik. oke boosss....